SHARING SUKA SUKA

Gudang Ilmu dan Media Sharing

Total Pageviews

Showing posts with label KULIAH DAN KERJA. Show all posts
Showing posts with label KULIAH DAN KERJA. Show all posts

Tuesday, 1 March 2016

Pilihlah Jurusan yang Tepat
Bagi anda yang baru saja lulus di bangku sekolah, sebagain besar impian anda adalah Kuliah. Masalah yang sering timbul adalah Jurusan. Saat ini meskipun jurusan sudah bukan lagi syarat mutlak di dunia kerja. Bukan berarti kita sepelehkan hal ini. Jurusan adalah hal yang sangat penting dalam kuliah. Sebelum berbicara tentang jurusan, hal utama yang harus kalian ketahui adalah dimana cita2 anda ingin bekerja, diperusahaan mana, daerah mana. Kemudian lanjut dengan bakat anda dibidang apa. Ini adalah suatu kesatuan yang seharusnya tdk boleh terpisah. Sebagai contoh, teman saya ingin bekerja di perbankan, kuliah ambil jurusan pendidikan bahasa inggris, meskipun bahasa inggris sangat dibutuhkan di dunia kerja. Namun passionnya adalah pendidikan, otamatis tujuan utamanya adalah menjadi Guru profesional. Alhasil, saat ini terpaksa dia memilih menjadi guru honorer, karna memang itulah satu2nya pilihan utama dari jurusan yang dia ambil. Namun tak semua nasib seseorang seperti itu, tak salah kalau orang2 mengatakan nasib kita sudah ada yang mengaturnya, tapi yang salah kalau kita hanya bergantung dengan kata2 tersebut. Paling tidak kita usaha semaksimal mungkin, kemudian kata2 itu baru berlaku.
Ada Masalah Keluarga
Bagaimana kalau keluarga membatasi kita untuk kuliah ditempat favorite dengan jurusan yang kita inginkan???. Saran penulis, berbicaralah dari hati kehati. Dan usahakan sebisa mungkin untuk bisa membujuk keluarga memberikan restunya untuk kuliah ditempat yang kita inginkan. Karena tanpa restu dari beliau, dimanapun anda berada kesuksesan sangat sulit menghampiri anda. Jikalau anda sulit mendapatkan restunya, coba anda liat apa yang direkomendasikan ke anda, jangan sampai betul adanya kalau anda akan lebih sukses di jurusan tersebut. Ingat pilihan keluarga jarang sekali ditemui kesalahan, karena tidak ada satupun keluarga ingin melihat kita terjatuh, pasti mereka ingin kita sukses. Kalau pun nanti ada penyesalan atau masalah yang timbul dalam diri kita, yakin bahwa itulah rencana tuhan, bukan karena kesalahan anda dan keluarga anda.
Ada Masalah Finansial
Berbicara tentang finasial, maka hal ini tidak bisa kita hindarkan, karna pokok permasalahan orang kuliah adalah uang. Kuliah segalanya butuh uang.  Mulai tempat kos, biaya makan, biaya transport, itu baru kebutuhan pribadi, blm lagi biaya kampus, buku dsb. Semua itu perlu pertimbangan ketika kita hendak kuliah. Orang tua tidak perduli akan biaya demi kesuksesan anaknya, namun apakah anda tidak memikirkan kemampuan orang tua anda?? Olehnya itu carilah tempat yang sesuai dengan kantong orang tua. Kesuksesan dibalik penderitaan orang tua, maka itu semua tidak ada artinya sobat. Apalah arti sebuah kesuksesan kalau orang tua kita menderita.
Ada Hal Yang Tidak Bisa Kita Tinggalkan
Misalkan orang tua kita sakit-sakitan dan butuh perawatan dan perhatian, Sudah memiliki kerjaanyang sangat penting untuk kelangsungan hidup, dan berbagai macam masalah yang memberatkan kita untuk kuliah dijurusan yang kita idam –idamkan. Ingat hidup ini penuh tantangan, ada banyak masalah yang kita lalui, namun ketahuilah bahwa setiap maslah kalau kita hadapi dengan sabar pasti semuanya memiliki hikmah dan manfaat dalam diri kita, maka seperti apa anda saat ini dan kedepanya, semuanya tergantung pada sang pencipta. Dengan jalan selalu beribadah dan berusaha untuk melakukan yang terbaik selebihnya itu hanya tuhan yang tau
Apa Yang Harus Anda Lakukan
1.       Pilihlah target yang tertinggi, jurusan dan perguruan tinggi favorite
2.       Pilihlah Alternative kedua, Jurusan yang diidam-idamkan meskipun perguruan tinggi tidak favorite namun terakreditasi
3.       Alternative ke 3, Carilah kampus yang dekat dengan tempat tinggal anda, dan pilihlah jurusan yang paling tidak sesuai bakat anda
4.       Dan yang paling terakhir, pikirkanlah apa yang keluarga anda rekomendasikan.
Waring:
Pendidikan sangatlah penting, maka utamakan pendidikan dimasa muda demi kesuksesan dimasa tua, tapi hal yang perlu kalian ingat, kuliah bukanlah jaminan kesuksesan, banyak kesuksesan lain yang menanti anda, ketika anda tidak mampu duduk di bangku kuliah. Ingat bahwa kuliah butuh biaya yang cukup besar, namun jaminan kesuksesanya belum pasti. Jadi bagi anda yang mungkingagal kuliah, bahkan kuliah dengan jurusan atau kampus yang salah, perbaiki kesalahan tersebut, dengan berusaha untuk mengembangkan apa yang anda miliki, keaklian apa yang bisa menunjang hidup anda kedepanya. Jangan terfocus sama satu hal yang tidak bisa kau raih, tapi focuslah terhadap hal-hal bisa membuat anda jadi orang berguna bagi orang tua, bangsa dan negara.



Monday, 29 February 2016

Gagal Skripsi Bukan Akhir dari Segalanya
Skripsi adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh mahasiswa tingkat akhir. Ibarat kata skripsi adalah Ujian Nasional seperti di bangku sekolah. Penentu lulus tidaknya seorang mahasiswa. kuliah selama 4 tahun mengambil beberapa mata kuliah dan beberapa sks itu tidak ada gunanya sama sekali kalau skripsi kita gagal. Meskipun nilai atau IPK kita tinggi kalau skripsi kita gagal, maka semua itu akan sia sia. Jadi tak heran kalau skripsi ini menjadi boomerang bagi sebagian mahasiswa yang gagal menysunya ditingkat akhir. Bagaimana tidak perjalanan kita ke semester akhir bukanlah hal yang muda, berbagai macam rintangan yang kita lalau, seperti kekampus sepagi mungkin, menerobos hujan, begadang demi tugas, dan masih banyak lagi. Kok bisa hanya sebuah skripsi kita gagal memakai toga. Padahal ibarat kata skripsi hanya membuang waktu, tenaga, dan pikiran saja. Jika ditinjau dari segi manfaatnya itu sangat tidak sesuai dengan usaha kita dalam menyusunya. Bagaimana tidak kita repot repot menyusun skripsi setebal dan sesempurna mungkin, namun setelah itu hanya disimpan sebagai khiasan saja.
Mengapa Gagal Skripsi,,, ?
1.       Malas
Gagal skripsi karna malas  itu bukan suatu perkara yang harus membuat kita menyesalinya.  Memang setiap mahasiswa memliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Intinya kuliah itu bukan tinggi-tinggian IPK, atau balapan lulus, namun jalanilah sesuai kemampuan dan kapasitas kita. Gagal skripsi karna malas adalah sebuah awal yang baik untuk menyelesaikan skripsi kita. artinya kita memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikanya di semester berikut. Ingat lulus tepat waktu tidak ada jaminan kita akan lebih sukses daripada kita yang lulus belakangan, tapi bisa saja yang lulus belakangan akan lebih sukses daripada lulus tepat waktu. Gagal skripsi membuat wawasan kita lebih terbuka, lebih banyak ruang untuk merencanakan kesuksesan ketika kita lulus nanti, tidak salah kalau kita mengatakan gagal adalah awal dari sebuah kesuksesan. Asal usahanya tidak putus. Dengan gagalnya kita disesi ini bisa membuat kita lebih bergairah atau bersemangat untuk mengejar ketertingalan, dan memperbaiki kesalahan2, sehingga tujuan kita bisa lebih tertata dengan baik.
2.       Organisasi
Berorganisasi bagi sebagian mahasiswa adalah hal yang sepeleh, tidak berguna bahkan sesuatu yang konyol. Nah itu pendapat mahasiswa yang tidak cinta terhadap organisasi. Namun beberapa diantaranya kita temui mahasiswa yang menjadikan organisasi sebagai bagian dari dirinya. Sebagian dari urat nadinya. Kecintaanya terhadap organisasi membuatnya focus dan kegiatan akademisinya jadi terbengkalai. Namun jangan khawatir sob. Karena sesuatu yang kita cintai yang bersifat positif itu tidak akan mungkin membuat kita terbelakang. Gagal skripsi bukan akhir dari segalanya. Skripsi hanyalah 1 dari ribuan hal yang lebih penting dalam hidup kita. ibarat kata andaikan skripsi bukan syarat mutlak untuk lulus kuliah. Maka saya pastikan 1 diantara ribuan mahasiswa yang mau mengerjakanya. Jadi gagal skripsi karna organisasi itu adalah hal yang wajar bahkan menjadi pilihan tepat, ditengah-tengah lulusan yang terombang ambing mencari kerjaan namun tak kunjung datang karena hanya mengandalkan ijazah dan ilmu dari kampus saja. Kasian juga kan mereka, tanpa kalian mereka sudah keolahan mencari kerja ditengah persaingan yang begitu ketat. Bagaiman kalau andapun ada diposisi mereka, malah akan menambah persaingan saja.
3.       Kerjaan
Point ke tiga ini adalah pilihan yang sangat tepat buat anda yang gagal skripsi karena kerjaan. Ingat pendidikan memang segalanya. Namun tujuan utama kita adalah bekerja. Untuk apa buru-buru selesai kalau saat ini saja kita sudah berada di Zona Aman dengan memiliki pekerjaan. Meskipun penghasilan tak seberapa, paling tidak bisa memenuhi kebutuhan kita sehari-hari. Lulus kuliah pun ujung-ujung kita butuh kerjaan kan??? Lulus bukan semua jaminan kita akan mendapatkan kerjaan yang lebih layak.


Apapun alasan kalian gagal skripsi, semua itu pasti ada nilai, seni, dan hikmah tersendiri. Gagal skripsi bukan berarti kita gagal untuk sukses. Tapi saya yakin gagal skripsi adalah salah satu daribeberapa pencapaian yang tidak kalian sadari. Walau bagaimana pun skripsi itu wajib untuk menyandang gelar sarjana, jadi tunggu apalagi kerjakan dan selesaikan skripsimu sekarang juga. karna mengalami kegagalan yang berulang dalam hal atau konsep yang sama itu sama saja kalian adalah termasuk orang- orang yang merugi. Jadi apakah kalian mau jadi orang2 yang merugi??? Tentunya tidak sobat. Gagal pertama, bukan berarti keduakalinya kita juga akan gagal. Karna gagal yang sesungguhnya ketika kita berhenti berusaha. Namun ketika kita selalu berusaha meskipun dalam keadaan sulit. Maka itu bukan gagal dalam artian yang sesungguhnya, namun suatu pencapaian yang baik.

Sunday, 28 February 2016

Sarjana Menganggur,!!! Itu Biasa- biasa saja Sob. Kan belum rezekinya
Pertanyaan ini sering kali muncul bagi anda seorang Sarjana, baik sarjana dari beberapa tahun lalu ataupun baru saja menyelesaikan Studyx, Bahkan yang masih kuliah ataupun yang masih duduk di bangku Sekolah, dari pada ribet semua lapisan masyarakat. Seorang sarjana nganggur sudah bukan lagi hal yang asing di Masyarakat. Bahkan setiap tahunnya di Indonesia yang memiliki banya sekali perguruan Tinggi baik PTN ataupu PTS meluluskan ribuan Sarjana yang disambut dengan baik oleh dunia kerja, heheheh semoga,,,!!!. Iya memang betul semua lapangan kerja pasti sangat mengidam-idamkan SDM yang handal khususnya seorang Sarjana.
Lho... terus kenapa saat ini banyak sarjana yang menganggur, apa salah jurusan, salah kampus, kurang berpengalaman, tidak memiliki keakhlian??? Semua itu kadang benar tapi salahnya masih lebih banyak. Terus bagaimana dengan para lulusan baru yang sering mendapat respon atau sambutan SELAMAT DATANG DIDUNIA PENGANGGURAN. What.....? Apakah orang kuliah selama 4 tahun menghabiskan Biaya, waktu, tenaga dan pikiran hanya untuk menjadi pengangguran, tidak selamanya sobat, Nasib sudah ada yang mengaturnya, ya memang ada yang mengaturnya, terus apa kita mampu bertahan hanya dengan mengandalkan kata2 tersebut.
Bagaimana kalau setelah lulus kuliah kerjaan sudah berbulan bulan bahkan bertahun tahun belum ada titik terang atau tak kunjung datang,,, iya supaya tidak stress kata2 itu sangat manjur bahwa nasib sudah diatur sama sang pencipta. Oke disini penulis ingin sharing kepada teman2 kenapa kebanyakan sarjana yang nganggur. Article ini dibuat hanya sebagai bahan referensi atau bahan perbandingan antara sobat dengan dunianya. Antara benar atau salahnya semuanya tergantung dari persetujuan anda. Demikianlah sedikit pendapat saya kenapa sarjana banyak yang nganggur.
Persaingan yang semakin ketat
Persaingan yang semakin ketak menjadi point utama mengapa seorang sarjana menganggur, karna stocknya sudah terlalu banyak, dan bahkan setiap tahunnya selalu bertambah. Bayangkan kalau jumlah tersebut semuanya diserap menjadi PNS, semuanya bekerja sesuai dengan jurusan, tiap tahun bertambah sementara yang pensium hanya 1 atau 2 orang. Setiap lulusan ketika menjadi sarjana hal atau tujuan utamanya adalah bekerja. Maka pertanyaanya adalah dimana akan berkerja, sebagai apa, gaji berapa, kerja apa??? Perusahaan atau dunia kerja baru membuka lowongan ketika mereka benar2 kekurangan seorang karyawan, kalau tidak untuk apa menerima karyawan kalau karyawan yang ada saat ini saja masih mampu menghendel segala jenis pekerjaan.
Untuk Apa Saya Kuliah,,,???
Di Indonesia bahkan di semua negara di dunia pendidikan adalah hal yang sangat penting, salah satu tolak ukur kemajuan sebuah negara adalah pendidikan. Tidak bisa dipungkiri pendidikan adalah hal yang sangat penting. Dengan pendidikan kita akan lebih leluasa memperoleh ilmu pengetahuan, lebih mudah menyalurkan bakat (Organisasi dan kegiatan lain pasti banyak kegiatan yang dapat menunjang bakat), lebih muda menemukan jati diri, menumbuhkan nilai sosial, tak heran jika dikatakan dengan ilmu dunia ada dalam genggaman, maka tuntutlah ilmu sekalipun sampai dinegeri cina.

Olehnya itu bagi Anda yang ingin melanjutkan studynya di jenjang yang lebih tinggi saya sarankan , Pilihlah kampus yang benar2 mampu mendorong kesuksesan anda sesuai dengan bakat ataupun jurusan anda, liatlah tempat sarana dan prasarana termasuk dosen dosen pengajarnya. Apa bisa diandalkan atau tidak. Jangan asal kuliah karena nasib sudah ada yang mengaturnya. Bagaimanapun kampus dan jurusan sangat berpengaruh dalam kesuksesan anda. Satulah lagi perbaikilah pergaulan anda kepada teman dan orang lain, jangan memilih untuk bergaul atau berteman dengan orang tertentu saja, tapi usahakan dekati semua orang yang bisa kamu dekati, karena tidak menutup kemengkinan nasib lho ada sama dia. Sekian dulu sobat, jangan lupa baca article berikutnya.........
Pentingan Mana Kuliah atau Kerjaan ???

Kuliah atau bekerja adalah suatu masalah yang sering dialami oleh sebagian mahasiswa. Karena kuliah dengan bekerja adalah suatu hal yang berbanding terbalik,kuliah butuh uang sementara kerja dapat uang.  namun keduanya sangat penting bahkan kuliah selalu menjadi hal yang terpenting dari segalanya. Karena lulus kuliah merupakan hal yang sangat membanggakan dan lebih berpeluang untuk mendapat kerjaan yang lebih layak.
Hai sobat,,,, bangkitlah,,,!!!! Perluas wawasan anda, lihat disekeliling anda banyak sarjana yang menganggur, bahkan salah satu diantaranya munkin anda maaf ya sob, bukan mendoakan tapi memberikan teguran supaya sobat bisa berusaha menjadi lebih baik, jangan sampai sobat masuk dari Zona selamat datang di dunia pengangguran para sarjana muda, !!! nah disini saya hanya ingan berbagi dengan sobat, kalau sobat  berada dalam kasus antara Kuliah dan Kerja. Maka cobalah utamakan kerjaan. Logikanya seperti ini sobat, anda kuliah ingin lulus tepat waktu dengan Nilai yang memuaskan tujuan anda cuma satu yaitu bekerja. Tidak ada jaminan ketika sobat lulus tepat waktu dengan Nilai cukup baik bisa langsung bekerja di tempat yang sobat inginkan. Semua orang butuh kerjaan tapi tak semua lapangan kerja butuh karyawan. Paling tidak dia hanya butuh 2 sampai 3 orang di antara ribuan pencari kerja, sadis bukan???
Alasan lain kenapa penulis menyarankan untuk mengutamaakaan kerjaan, kembali pada tujuan awalx sobat pasti berkeinginan untuk bekerja setelah lulus kuliah bukan. Dan sekarang sobat belum lulus kuliah sudah bekerja, artinya tujuan sobat sudah tercapai sebelum sobat lulus. Meskipun kerjaan sobat saat ini belum bisa dikatakan memenuhi syarat untuk kelangsungan hidup anda kedepannya, tapi paling tidak bisa memenuhi kebutuhan anda sekarang. Usia anda dan orang orang terdekat anda tidak bisa dipastikan kapan kita akan dipisahkan. Sehingga dengan bekerja tidak lagi membebankan orang lain (Orang Tua)  itu artinya kita sudah mampu membuat mereka bahagia dengan jerih payah kita sendiri. Apalah arti kesuksesan kalau kita terlambat membahagiakan mereka.
Mulai sekarang buat sobat yang sering ketinggalan mata kuliah, nilainya kurang maksimal, jangan berkecil hati, semua itu belum bisa menjadi jaminan kesuksesan anda, sementara pengalaman kerja jauh lebih berharga ketimbang teori kampus.  Eitssss tapi sobat jangan salah kaprah ya. Mementingkan kerjaan bukan berarti sobat meninggalkan dunia kampus. kuliah sambil bekerja memang sulit, karna waktu kita untuk santai jadi berkurang, bahkan waktu untuk liburpun sulit kita dapatkan. Buat sobat pilihlah kerjaan yang mendukung pendidikan anda, yang bisa memahami kondisi anda sebagai mahasiswa. Ketika sobat telah mendapatkan kerjaan itu maka pertahankan dan profesional lah dalam bekerja meskipun anda masih berstatus mahasiswa, ketika anda di berikan kesemptan untuk kuliah, maka anda juga harus pandai2 memberikan hasil yang terbaik, karna atasan tidak melihat anda bekerja dalam kurung waktu berapa lama, tapi dia inginkan adalah apa yang bisa anda lakukan.  Jadi, buat sobat yang saat ini lagi galau karena Nilai kuliahnya kurang maksimal, banyak pelajaran yang jadi korban karna kerjaan, tetap semangat jangan dipikirkan, so semua pasti akan baik2 saja, selama kita masih berjalan di jalan yang benar maka semuanya pasti akan baik baik saja. Terimah kasih atas kunjungannya jangan lupa bacaa artikel selanjutnya yah,,,,,!!!!